Minggu, 31 Maret 2013

Sand Dune




Sedimen hasil pengendapan oleh angin disebut sedimen aeolis. Bentang alam hasil pengendapan oleh angin dapat berupa gumuk pasir (sand dune). Gumuk pantai dapat terjadi di daerah pantai maupun gurun. Gumuk pasir terjadi bila terjadi akumulasi pasir yang cukup banyak dan tiupan angin yang kuat. Angin mengangkut dan mengedapkan Pasir di sua tu tempat secara bertahap sehingga terbentuk timbunan pasir yang disebut gumuk .pasir.



Bentuk gumuk pasir bermacam-macam tergantung pada faktor-faktor jumlah dan ukuran butir pasir, kekuatan dan arah angin, dan keadaan vegetasi. Bentuk gumuk pasir pokok yang perlu dikenal adalah bentuk melintang (transverse), sabit (barchan), parabola (parabolic), dan memanjang (longitudinal dune).


• Gumuk Pasir tipe Melintang (Transverse).
Gumuk pasir ini terbentuk di daerah yang tidak berpenghalang dan banyak cadangan pasirnya. Bentuk gumuk pasir melintang menyerupai ombak dan tegak lurus terhadap arah angin. Dikarenakan proses eolin yang terus menerus maka terbentuklah bagian yang lain dan menjadi sebuah koloni.


Gumuk Pasir Tipe Barchan (Barchanoid Dunes).
Gumuk pasir ini bentuknya menyerupai bulan sabit dan terbentuk pada daerah yang tidak memiliki barrier. Besarnya kemiringan lereng daerah yang menghadap angin lebih landai dibandingkan dengan kemiringan lereng daerah yang membelakangi angin, sehingga apabila dibuat penampang melintang tidak simetri. Ketinggian gumuk pasir barchan umumnya antara 5 – 15 meter.

Gumuk pasir ini merupakan perkembangan, karena proses eolin tersebut terhalangi oleh adanya beberapa tumbuhan, sehingga terbentuk gumuk pasir seperti ini dan daerah yang menghadap angin lebih landai dibandingkan dengan kemiringan lereng daerah yang membelakangi angin





• Gumuk Pasir Tipe Parabola (Parabolic).
Gumuk pasir ini hampir sama dengan gumuk pasir barchan akan tetapi yang membedakan adalah arah angin. Gumuk pasir parabolik arahnya berhadapan dengan datangnya angin. Dimungkinkan dahulunya gumuk pasir ini berbentuk sebuah bukit dan melintang, karena pasokan pasirnya berkurang maka gumuk pasir ini terus tergerus oleh angin sehingga membentuk sabit dengan bagian yang menghadap ke arah angin curam.



Gumuk Pasir Tipe Memanjang (Longitudinal Dune).
Gumuk pasir memanjang adalah gumuk pasir yang berbentuk lurus dan sejajar satu sama lain. Arah dari gumuk pasir tersebut searah dengan gerakan angin. Gumuk pasir ini berkembang karena berubahnya arah angin dan terdapatnya celah diantara bentukan gumuk pasir awal, sehingga celah yang ada terus menerus mengalami erosi sehingga menjadi lebih lebar dan memanjang


Gumuk juga didefinisikan sebagai salah satu jenis bedform yang terbentuk saat fase lower flow regime. Gumuk atau dunes dibedakan dengan bedform lainnya oleh ipple index(rasio dari panjang dan tinggi dari bedform), dan suatu bedform diklasifikasikan sebagai gumuk/dunes jika memiliki ripple index sebesar 3­5 (Gambar 1). Ciri­ciri dari gumuk adalah adanya struktur internal berupa silang siur dengan kemiringan cross­lamination berkisar antara 280 sampai 420 tergantung dari material pasir penyusun gumuk.(Allen, 1969).
Berdasarkan morfologi, jumlah slip face dan arah angin yang bekerja gumuk pasir secara ideal dibagi menjadi 11 tipe(Ahlbrandt dan Fryberger tahun 1982, pada Sam Boggs, Jr. 1987) . Tipe barchans, barchanoid ridge, dan transverse terbentuk oleh pengaruh aktivitas angin yang bersifat satu arah. Gumuk­ gumuk terebut memiliki satu slip face dan merepresentasikan suatu seri gradasi sehubungan dengan peningkatan pasokan material. Gumuk tipe parabolic dan blowout memiliki satu atau lebih slip face. Perkembangan dari gumuk dengan tipe ini dikontrol oleh keberadaan vegetasi penutup. Gumuk tipe dome memiliki kenampakan sirkular dari arah pandang atas dan tidak memiliki jumlah slip face tertentu. Gumuk tipe linear atau longitudinal memiliki bentuk punggungan simetri sedangkan gumuk tipe reverse memiliki bentuk punggungan asimetri, keduanya sama­sama memiliki jumlah slip face sebanyak 2. Sedangkan gumuk tipe star memiliki bebereapa slip face dan terbentuk oleh pengaruh aktivitas angin dengan arah beragam yang sangat intens









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar